Syuruq

Di dalam Masjidil Haram, di mana-mana terdapat jam gantung, berbentuk jam analog yang diatasnya juga ada jam digital yang tertulis running waktu sholat 5 waktu, dan ada waktu yang disebut Syuruq. Dari keterangan ustad Wahab, waktu syuruq adalah waktu setelah sholat subuh sampai matahari terbit (tapi sebelum masuk waktu Dhuha).

Di waktu syuruq ini, disunnahkan sholat Syuruq 2 rekaat.

jam di masjidil haram

Yang dimaksud shalat Isyraq atau Syuruq, adalah shalat sunnah yang disyariatkan berdasarkan hadist Anas bin Malik radliyallahu ‘anhu beliau berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Barang siapa mengerjakan shalat Shubuh di masjid dengan berjamaah, lalu dia duduk berdzikir sampai matahari terbit, kemudian mengerjakan shalat dua rakaat, maka ia akan mendapatkan pahala haji dan umrah, sepenuhnya, sepenuhnya, sepenuhnya.”

InsyaAllah setelah mendapatkan info ini, selama di tanah suci kami lakukan sholat Syuruq ini, dengan syarat seperti di atas. InsyaAllah di tanah air bisa juga mengerjakannya, amiin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s