Tanazul ke Haram

Kamis, 4 Desember 2008

Bada Ashar kami satu kloter mencoba berjalan kaki dari maktab ke Haram, untuk persiapan waktu hari H-nya. Perjalanan ini dipimpin langsung oleh Aa Gym dan para karom. Perjalanan ke Haram dengan berjalan kaki ini menempuh waktu kurang lebih 1,5 jam.

Mendekati Haram, terlihat beribu-ribu kaki melangkah ke satu tujuan, dan waktu itu azan Magrib sudah berkumandang.

Menuju haram dari arah jalan ….., begitu Haram sudah di hadapan mata, subnallah, Allahu Akbar … masjidil haram sudah menjadi lautan manusia. Benar-benar dalam artian sebenarnya. Sampai hati ini merinding melihat kebesaran Allah swt.

Halaman Masjidil Haram penuh dengan lautan manusia Pelataran Masjidil Haram penuh lautan manusia sampai ke jalan2 sekitarnya

Setelah berjuang menembus lautan manusia itu, alhamdulillah saya dan suami, juga mba Hesti dan pak Probo bisa mendapat tempat sholat di dalam masjid.

Selesai sholat Isya, perjuangan pulang sudah menanti. Karena memang hari besar haji segera datang, masjidil Haram laksana lautan manusia setiap harinya. Dan apabila sholat Isya sudah selesai, mencari ondong-ondong menuju kembali ke maktab kami menjadi suatu cerita perjuangan sendiri.

Rasanya tidak pantas berkeluh kesah di rumah Allah, insyaAllah kami jalani semua itu dengan ikhlas.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s